LPPM STAI PERSIS Jakarta Gelar Sosialisasi KPM 2026, Bekali Mahasiswa untuk Siap Mengabdi di Masyarakat

Jakarta, 1 September 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) PERSIS Jakarta menyelenggarakan Sosialisasi Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Tahun 2026 pada Selasa, 1 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh para mahasiswa yang menjadi peserta KPM STAI PERSIS Jakarta.

Kegiatan sosialisasi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua LPPM STAI PERSIS Jakarta, Helmi Al-Djufri, sebagai bagian dari rangkaian persiapan mahasiswa sebelum terjun dan melaksanakan program pengabdian di tengah masyarakat.

Sosialisasi KPM menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan kegiatan pengabdian. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diberikan arahan terkait berbagai aspek yang perlu diperhatikan selama menjalankan KPM, mulai dari kesiapan peserta, sikap dan etika selama berada di lingkungan masyarakat, hingga pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan berbagai pihak.

Dalam penyampaiannya, Ketua LPPM Helmi Al-Djufri menekankan pentingnya kesiapan mahasiswa, baik secara akademik maupun mental, dalam menjalankan amanah pengabdian kepada masyarakat. Peserta KPM diharapkan tidak hanya hadir sebagai mahasiswa yang menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu menjadi bagian dari masyarakat dengan memberikan kontribusi yang positif dan bermanfaat.

KPM sendiri merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diberikan ruang untuk mengaplikasikan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi ke dalam kehidupan masyarakat secara langsung.

Selain sebagai bentuk pengabdian, KPM juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar memahami kondisi sosial yang ada di masyarakat. Interaksi langsung dengan masyarakat diharapkan dapat menumbuhkan kepekaan sosial, rasa tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, serta kepedulian mahasiswa terhadap berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.

Pelaksanaan sosialisasi secara online melalui Zoom Meeting juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung kelancaran koordinasi antara pihak kampus dan para peserta KPM. Meskipun dilaksanakan secara daring, kegiatan berlangsung dengan baik dan diikuti oleh peserta dari berbagai tempat.

Para peserta tampak mengikuti kegiatan dengan serius dan antusias. Kehadiran mereka dalam sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa seluruh mahasiswa memiliki pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan KPM sebelum memasuki tahap kegiatan di lapangan.

Dengan adanya sosialisasi ini, LPPM STAI PERSIS Jakarta berharap seluruh peserta dapat mempersiapkan diri secara matang serta mampu menjalankan setiap tahapan KPM dengan penuh tanggung jawab. Mahasiswa juga diharapkan dapat menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan keislaman, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat selama kegiatan berlangsung.

Lebih dari sekadar memenuhi kewajiban akademik, KPM diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan diri sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu melahirkan semangat kolaborasi dan memberikan kontribusi sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang dimiliki oleh masyarakat setempat.

Melalui Sosialisasi KPM Tahun 2026, LPPM STAI PERSIS Jakarta menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi insan akademik yang tidak hanya unggul dalam bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu mengimplementasikan ilmu yang dimiliki untuk kemaslahatan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah awal menuju pelaksanaan KPM yang lebih terarah, terencana, dan bermakna, sehingga para mahasiswa dapat hadir di tengah masyarakat bukan hanya sebagai peserta KPM, tetapi sebagai mitra yang siap belajar, berkolaborasi, dan memberikan manfaat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top