Pembekalan KPM STAI Persis Jakarta Bekali Mahasiswa dengan Konsep Pengabdian dan Etika Bermasyarakat

Jakarta, 19 Agustus 2026 — Sekolah Tinggi Agama Islam Persis Jakarta menggelar kegiatan Pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) pada Rabu, 19 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat melalui program pengabdian.

Pembekalan tersebut menghadirkan sejumlah pimpinan dan akademisi STAI Persis Jakarta yang memberikan materi berkaitan dengan pelaksanaan KPM. Tiga narasumber yang tercantum dalam kegiatan tersebut yakni Hanifah Nur Zahra, S.E.Sy., M.E.Sy., Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah; Teten Romli, S.Sos., M.A., Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam; serta Helmi Al Djufri, S.Sy., M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

Dalam pembekalan tersebut, Hanifah Nur Zahra menyampaikan materi mengenai “Inovasi Program KPM di Pedesaan.” Materi ini menekankan pentingnya mahasiswa memiliki kemampuan untuk melihat potensi dan kebutuhan masyarakat secara kreatif sehingga program KPM yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Teten Romli membawakan materi “Etika Kejamiyahan & Bermasyarakat.” Pembekalan mengenai etika menjadi salah satu aspek penting bagi mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian, mengingat mahasiswa akan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, tokoh setempat, serta berbagai unsur sosial di lingkungan lokasi KPM.

Adapun Helmi Al Djufri memberikan pembekalan mengenai “Konsep KPM.” Materi tersebut menjadi landasan bagi mahasiswa untuk memahami arah, tujuan, serta prinsip pelaksanaan Kuliah Pengabdian Masyarakat agar kegiatan yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi bentuk kontribusi akademik dan sosial yang tepat sasaran.

Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik sebelum melaksanakan KPM. Selain pemahaman teknis mengenai program pengabdian, mahasiswa juga perlu memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat, kemampuan berkomunikasi, serta sikap yang mencerminkan nilai-nilai akademik dan pengabdian.

KPM sendiri merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat menjadi sarana untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar secara langsung dari realitas kehidupan masyarakat.

Dengan adanya pembekalan dari para narasumber, pelaksanaan KPM STAI Persis Jakarta diharapkan dapat berjalan secara terarah, profesional, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di lokasi pengabdian.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top